Rabu, 15 November 2017

KETERLIBATAN BAWAHAN DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN

Banyak manejer akan sulit untuk membuat suatu keputusan tanpa melibatkan atau mengikut sertakan bawahan, keterlibatan ini dapat secara formal, seperti pengunaan kelompok dalam pembuatan keputusan, atau informal, seperti permintaan akan gagasan dari para bawahan,maka dari itu para manajer merasa bahwa keputusan yang dibuat bersama dengan bawahannya lebih efektif dibandingkan dengan keputusan yang di buat secara pribadi, namun dalam pengambilan keputusan baik secara "Individual decision maupun Grup decision" semuanya berada di tangan pimpinan yang mempunyai wewenang untuk memutuskannya.

 Pembuatan Keputusan Kelompok
  Para manajer merasa bahwa keputusan yang dibuat secara kelompok, seperti panitia lebih efektif dan baik karena mereka memaksimumkan pengetahuan yang lain. Berbagai kebaikan dan kelemahan pembuatan keputusan secara kelompok

Kebaikan Pembuatan Keputusan Secara Kelompok


Dalam pengembangan alterna-tif, usaha individual para anggota kelompok dapat memungkinkan pencarian lebih luas dalam berbagai bidang fungsional organisasi.
  • Dalam penilaian alternatif, kelompok mempunyai kerangka pandangan yang lebih lebar.
  • Dalam pemilihan alternatif kelompok lebih dapat meneri-ma risiko disbanding pembuat keputusan individual.
  • Karena berpartisipasi dalam proses pembuatan keputusan, para anggota kelompok secara individudal lebih termotivasi untuk melaksanakan keputusan.
  • Kreativitas yang lebih besar dihasilkan dari interaksi antar individu dengan berbagai pandangan yang berbeda- beda.
  • Implementasi suatu keputusan apakah dibuat oleh kelompok atau tidak, haru diselesaikan oleh para manejersecara individual. Karena kelompok tidak diberikan tanggung jawab, keputusan kelompok dapat menghasilkan situasi dimana tidak seorangpun merasa bertanggung jawab dan saling melempar tanggung jawab.
  • Berdasarkan pertimbangan nilai dari waktu sebagai salah satu sumber daya organisasi, keputusan kelompok sangant memakan biaya.
  • Pembuatan keputusan kelompok adalah tidak efesien bila keputusan harus dibuat dengan cepat.
  • Keputusan kelompok, dalam berbagai kasus, dapat merupakan hasil kompromi atau bukan sepenuhnya keputusan kelompok.
  • Bila atasan terlilbat, atau salah satu anggota mempunyai kepribadian yang dominan, keputusan yang dibuat kelompok dalam kenyataannya bukan keputusan kelompok.
Kelemahan Pembuatan Keputusan Secara Kelompok
 1. Implementasi suatu keputusan apakah dibuat oleh kelompok atau tidak, harus diselesaikan oleh para manejer secara individual. Karena kelompok tidak diberikan tanggung jawab, keputusan kelompok dapat menghasilkan situasi dimana tidak seorangpun merasa bertanggung jawab dan saling melempar tanggung jawab.
  • Berdasarkan pertimbangan nilai dari waktu sebagai salah satu sumber daya organisasi, keputusan kelompok sangant memakan biaya.
  • Pembuatan keputusan kelompok adalah tidak efesien bila keputusan harus dibuat dengan cepat.
  • Keputusan kelompok, dalam berbagai kasus, dapat merupakan hasil kompromi atau bukan sepenuhnya keputusan kelompok.
  Jika atasan terlilbat, atau salah satu anggota mempunyai kepribadian yang dominan, maka keputusan yang dibuat kelompok dalam kenyataannya bukan keputusan kelompok.
Sumber: 
http://vnhoel.blogspot.co.id/2012/01/pembuatan-keputusan.html

0 komentar:

Posting Komentar

 
;